Kamis, 26 April 2018

Headlines:
You are here: Profile Dewi Motik Pramono "Life is Begin at Sixty"

Dewi Motik Pramono "Life is Begin at Sixty"

965 readings
Surel Cetak PDF

Dewi Motik

Tanyalah apa arti usia kepada Dewi Motik Pramono? Dengan nada tegas dan bahasa lugas, ia akan menjawab, "Life is begin at sixty.

Saya memulai hidup lebih baik dan berbuat sesuatu untuk banyak orang, ya, di usia 60 tahun.

Di usia ini, saya terpilih sebagai Ketua Umum Kowani," ucapnya di sela-sela syukuran kepengurusan Kongres Wanita Indonesia periode 2009-2014 di Jakarta kemarin.

Karena menjunjung tinggi komitmen terhadap tugas barunya tersebut, Dewi bersemangat ingin membawa organisasi yang dipimpinnya menjadi semacam lembaga swadaya masyarakat atau NGO yang bonafide.

Wanita kelahiran Jakarta, 10 Mei 1949, ini menyadari bahwa hal itu bukanlah tugas mudah. Apalagi Kowani memiliki anggota yang beragam, mulai orang muda hingga lanjut usia. "Tetapi saya yakin para perempuan yang bernaung di sini dari berbagai kalangan bisa bersinergi," ucapnya.

Dia menerangkan, program awal yang bakal dibuatnya adalah peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan, lalu pemberdayaan sikap mandiri dan asas profesionalisme. Pendiri Lembaga Pendidikan Demono ini yakin, bila Kowani serius melaksanakan hal itu, akan lebih menguatkan peran dan posisi perempuan yang sekarang sudah mendapat tempat serta pengakuan. "Keberhasilan para perempuan saat ini tak luput dari peran lembaga ini."

Pendiri IWAPI dan perintis perempuan pertama di Kadin ini mengatakan, bila perempuan menerapkan <I>sense<I> itu, mereka akan lebih maju berperan, setara, dan mampu bersaing dengan pria. "Jadi hingga lanjut usia seperti saya pun tetap terpakai dan berdaya," ia berbisik.