Senin, 18 Desember 2017

Headlines:
You are here: PEMILUKADA Kapolda Metro Santai Tanggapi Kerisauan Hercules

Kapolda Metro Santai Tanggapi Kerisauan Hercules

588 readings
Surel Cetak PDF

Massa Hercules

ANTRIDONG.COM - JAKARTA: Ketua umum organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rojario Marshal mengadukan pencatutan nama dan organisasinya dalam spanduk dukungan terhadap salah satu kandidat DKI-1 ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/9). Namun, pihak Polda tak merisaukannya dan lebih menasehatinya untuk mengadukannya kepada Panwaslu.

"Dia (Hercules) warga negara yang punya hak yang sama untuk membangun supaya Jakarta aman. Kita ajak sama-sama mengamankan (Pilkada), supaya
kondusif," ujar Kapolda Irjen Pol Untung S Rajab singkat, saat dicegat di depan kantornya usai sholat Jumat. Sekitar pukul 11.00 WIB, Polda Metro Jaya memang kedatangan rombongan tamu istimewa.

Mereka adalah anggota GRIB  yang datang dengan tiga metro mini jurusan 24, 91, dan P-16. Ketua Cabang GRIB Jakarta Amirullah Khan mengatakan, jumlah keseluruhan rombongan berkisar antara 150 hingga 200 orang.

Alih-alih bergegas menuju (SPK), Hercules dan orang-orang dekatnya melaju ke ruang Kabid Humas Polda Metro Jaya. Di sana mereka hendak menemui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dan melakukan jumpa pers. Sementara, kebanyakan anggota Satgas GRIB berbaret merah bergerombol di halaman Balai Wartawan Polda.

Rikwanto menuturkan, kedatangan Hercules dkk ini hanya hendak mengklarifikasi berbagai temuan spanduk yang mengatasnamakan diri dan organisasinya itu. Bahwa, spanduk-spanduk itu tak dipasang pihaknya.

"Mereka enggak laporan (pelanggaran kampenye ke Polda). Kalau mau kita arahkan. Ini sifatnya klarifikasi, agar tahu saja," ujarnya. Hercules, dalam jumpa pers dadakan di ruang data Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan, pihaknya bukanlah pemasang spanduk dukungan terhadap pasangan kandidat Joko Widodo-Basuki T Purnama.

Ia mengaku khawatir suatu saat dukungan yang bernada provokatif itu berbalik mencemari namanya yang diakuinya sendiri sebagai "preman yang memiliki
hati.

"Bukan kami yang memasangnya. (Spanduk-spanduk) ini mensudutkan saya selaku pribadi dan selaku Ketua Umum GRIN. (Kedatangan ke Polda ini) supaya enggak menjadi pitnah dan sasaran tembak," tandasnya.

Spanduk itu terutama memasang tageline provokatif, "Mau Jakarta Aman!!! Pilih Jokowi-Ahok". Spanduk itu juga memajang foto tampak depan Hercules berpose sedang berpidato dengan gestur tangan yang menunjuk, dengan efek matahari terbit sebagai gambar latar. Tak lupa, nama Hercules Rosario (seharusnya Rozario) dan logo GRIB pun terpasang.

Hercules mengungkapkan, spanduk itu ditemukan di lima wilayah DKI Jakarta sejka tiga hari yang lalu. Namun, pihaknya langsung melakukan pencabutan, karena khawatir semakin banyak masyarakat yang tak paham yang meresponnya secara serius.

Spanduk itu, kata pihak GRIB, di wilayah Jakarta Utara terpasang di Kelapa Gading,  Pesanggrahan Timur, Muara Baru, Cilincing, Kramat Senitong, Enggano, Koja, Marunda Baru.

Di kawasan Pusat, spanduk terpasang di Jl Diponegoro, Kramat Sentiong, Senen, Cikini, Paseban. Di Jakarta Timur, itu ada di kawasan BKT, Perumnas Klender, Condet, Cibubur. Sementara di Barat, ada di daerah Glodok, Mangga Besar, Jl Hayam Wuruk, Sangaji. Di Jakarta Selatan, spanduk ditemukan di Kemang, Ampera, Jl Fatmawati, Pondok Cabe, Pondok Labu, Cilandak, dan Jl Supomo. "Ini ada oknum ke-3 yang sengaja memprovokasi," cetusnya.

Rikwanto menambahkan, jikapun itu sifatnya laporan, itu mesti lebih dulu disampaikan oleh otoritas pengawas pemilu Panwaslu. Polda, katanya, hanya menerima laporan pelanggaran kampenye yang sudah diselidiki panwaslu. Tentunya dengan melihat kembali unsur-unsur yang bisa dikategorikan delik pidana.

Rikwantoa juga mengaku tak khawatir dengan gerombolan ormas kepemudaan yang mengklaim sudah memiliki kepengurusan di 33 provinsi ini yang menggrebek kantornya. "Kuncinya, kalau ada masalah, kita jangan ada di bawahnya, tapi harus ada di atas masalah," ucapnya penuh teka-teki. (dev)




Berita Terkait: