Senin, 18 Desember 2017

Headlines:
You are here: Opini Kualitas Layanan Publik

Kualitas Layanan Publik

574 readings
Surel Cetak PDF

Dewa Ketut Suryawan

Kualitas  pelayanan publik yang prima sangat  ditentukan oleh perangkat birokrasi ditingkat operasional. Institusi birokrasi pada jenjang ini dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan terutama menyangkut pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, keamanan dan ketertiban.  Upaya meningkatkan birokrasi sangat terkait dengan peranan pemerintah , hubungan warga-klien, dan para professional.

Di samping itu menempa ketrampilan birokrasi menuntut adanya komitmen kepemimpinan yang besar karena memerlukan sinergi sumber daya yang ada.

Pentingnya Ketrampilan Inti dalam Pelayanan Publik

Sejak tahun 1970, terdapat konsep yang umum di gunakan menyangkut inti pelayanan dalam sektor privat dengan pengertian yang hampir sama, seperti halnya kompetensi inti (core competence) kemampuan inti (core capability). Dalam kenyataannya dengan konsep tersebut perusahaan adalah sebagai entitas kehidupan, sebagai komunitas pekerjaan yang memiliki struktur dari dalam (inner structure), sebuah kekuatan dinamis dari dalam            (inner dynamic force), ketrampilan inti (core skill) yang memungkinkan perusaan tersebut berfungsi. Perusahaan tersebut memiliki rancangan organis yang mencerminkan kekuatan dalam lingkungan eksternal dan pasar yang kompetitif  (Moch Ichsan, 1998:23).

Core skill dapat dipahami sebagai pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan kolektif menyangkut kekuatan pasar dan teknologi yang saling terkait, yang diperlukan oleh kader manajerial dan teknik apabila perusahaan ingin bertahan dalam sebuah pasar yang kompetitif.  Konsepsi pentingnya peranan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik. Penggunaan konsep tersebut secara teoritis dapat dilakukan sebagaimana pendapat  Agus D bahwa pelayanan public yang berkulitas perlu mengadopsi nilai-nilai privat (privat value)  ke dalam sektor publik (2003:35). Selanjutnya juga dikemukakan bahwa pelayanan publik dapat dikelola oleh organisasi publik, organisasi privat, dan organisasi publik quasi privat.

Dalam mengembangkan core skill adalah diawali dengan adanya fungsi dasar yang harus dimiliki organisasi (perusahaan) yaitu pemasaran, operasional dan finansial. Atas fungsi dasar tersebut dikembangkan core skill yang saling terkait dengan fungsi-fungsi yang lain. Sebagaimana  oleh Moch Ichsan bahwa membangun dan menciptakan core skill adalah menyangkut berbagai substansi yang secara sinergis harus dapat dilakukan oleh individu atau kelompok (1998:22).

Beberapa  substansi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,  di mana hal ini sudah biasa dilakukan administrasi bisnis adalah meliputi:

Core sklills, pengetahuan dan ketrampilan yang harus dimiliki perangkat birokrasi baik menyangkut profesionalisme individu maupun kolektif untuk mengantisipasi perubahan teknologi dan pasar secara kompetitif. Echnicians, adalah kemampuan birokrat untuk menguasai aspek teknis secara professional di bidang pekerjaan sehingga menunjukkan kinerja yang penuh rasa tanggung jawab (responsibility).


Management: kemampuan birokrat untuk dapat mengelola pekerjaan secara professional baik menyangkut kinerja individual, kinerja tim maupun aspek managerial dan leadership.Business knowledge, tuntutan terhadap pemahaman pengetahuan bisnis khususnya menyangkut nilai-nilai keuntungan (privit making) yang perlu diadopsi kesektor publik dengan tidak mengabaikan aspek pemertaan dan keadilan.


Skill, ketrampilan khusus yang harus dimiliki oleh setiap aparatur  khususnya menyangkut  bidang pekerjaanya, termasuk penyesuaian terhadap proses perubahan. Habits, membiasakan bekerja secara profesional dengan tidak mengabaikan aspek etika dan moral sehingga akan tercipta kultur kinerja yang kondusif.


Cohesion, membisakan bekerja secara sistemik atau keterpaduan antara berbagai komponen yang terlihat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Collective Experience, menjadikan pengalaman individu atau kelompok tentang keberhasilan atau kegagalan dalam bekerja sebagai penglaman bersama.


Knowledge of environment, menyadari terjadinya perubahan setiap saat dalam suatu lingkungan sehingga pengetahuan tentang lingkungan untuk mengantisipasi perubahan sangat diperlukan. Technology, diperlukan penguasaan teknologi sebagaimana persyaratan penting karena menguasai teknologi dapat diibaratkan menguasai dunia dan perubahan.

Penutup

Kualitas pelayan publik yang  prima ditentukan oleh perangkat birokrasi di tingkat eksekutif maupun di tingkat managerial. Lebih dari itu, kualitas nyata pelayanan publik adalah sangat ditentukan oleh perangkat birokrasi ditingkat operasional  dengan mengadosi teknik-teknik administrasi bisnis dengan tidak mengabaikan hakekat pelayanan publik. (Oleh: Drs. Dewa Ketut Suryawan Dosen Ilmu Administrasi Fisipol Universitas Warmadewa).


 




Berita Terkait: