Rabu, 19 Desember 2018

Headlines:
You are here: BERITA PN Jaksel Ekesekusi Lahan di Cilandak Tanpa Perlawanan

PN Jaksel Ekesekusi Lahan di Cilandak Tanpa Perlawanan

1727 readings
Surel Cetak PDF

lahan_3.JPG

ATRIDONG.COM- JAKARTA: Pengadilan Negeri  (PN) Jakarta Selatan berhasil  melakukan eksekusi pengosongan  tanah sengketa seluas 8. 597 M2 di Jl Bhakti No 48 , RT03 /RW07 Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (10/9) lalu berjalan lancar tanpa perlawanan.


Meskipun sebelumnya  nyaris bentrok dengan penghuni dari  keluarga ahliwaris  termohon  almarhum Teuku Markam yang dengan tiba-tiba seorang wanita  berteriak histeris,  ketika sejumlah petugas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bersama aparat gabunan  hendak mengeksekusi, mereka menolak untuk  dieksekusi , namun akhirnya  oleh aparat kepolisian dari Polres Jakarta Selatan wanita tersebut diamankan, agar tidak mengganggu jalannya eksekusi.

Eksekusi  itu dilakukan sejak pagi hari hingga petang dengan pengosongan barang milik keluarga almarhum Teuku Markam dikeluarkan dari dalam rumah oleh petugas  dan dinaikan ke dalam truk yang telah tersedia untuk dibawa kegudang penyimpanan, pengosongan juga dilakukan pada dua buah gudang yang dipakai  oleh penyewa seperti Kantor KPUD Jakarta Selatan, serta sejumlah perusahaan PT.

Berdasarkan rilis yang dibagikan kepada wartawan eksekusi Pengosongan  itu dilakukan berdasarkan penetapan ketua Pengadilan Nergeri Jakarta Selatan No. 997/Pdt.G/2004/PN.Jkt.Sel, tanggal 28 Mei 2014.  yang dipimpin oleh  PANSEK PN Jaksel Bukaeri, SH.MH dan Juru Sita Ismet Siregar,SH, serta pengacara dari PT Bank Bukopin Tbk, Priyagus Widodo,SH dan Abdi Tri Wahyu, SH dan disaksikan oleh pengacara keluarga ahli waris, Antoi Une puti.

Perkara bermula antara Teuku Syauki Markam, selaku ahli waris dari alm. Teuku Markam yang bertempat tinggal tidak Jauh dari Markas Besar Marinir Cilandak  Jl Bhakti No 48 RT03 / RW 07 Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan dengan PT Bank Bukopin Tbk. yang berkedudukan di Jl MT Haryono Kav 50 -51 Jakarta Selatan , atas sertivikat hak guna bangunan No 95 serta surat ukur tanggal 19 /2/1999 No.09.04.04.05.00515/1999 An Bank Bukopin Tbk.
Teuku Syauki Markam, selaku ahli waris Teuku Markam dinyatakan pihak yang kalah dalam perkara sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI No 2512K/PDT/2009, tanggal 29 April 2009  Jo. Putusan Pengadilan Tinggi  Jakarta No. 473/PDT/2008/PT DKI , tanggal 19 Desember 2008 . Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 997/PDT. G/2004./PN, Jaksel, tanggal 15 Oktober 2005.

Perkara yang memakan waktu  hampir 9  tahun ini telah dimenangkan oleh PT Bank Bukopin Tbk.  dan lahan seluas 8 597 M2 atau  senilai 21 Milyaar itu akhirnya dikuasai kembali oleh PT Bank Bukopin Tbk yang mengaku sebagai pemilik yang sah.

Menurut kuasa Hukum PT Bank Bukopin Tbk, Priyagus Widodo,SH pengosongan ini adalah sebagai wujud penegakan hukum dan keadilan karena atas perintah sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI, Pengadilan Tinggi Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghukum Teuku Syauki Markam untuk mengosongkan persil tanah milik PT Bukopin Tbk  di Jl Bhakti No 48 RT03/RW07 Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan .Dengan sertivikat HGB No.95 surat ukur tanggal 19-2-1999 No.09.04.04.05.00515/1999 luasa 8.597 M2 bila perlu dengan upaya paksa dengan bantuan pihak yang berwajib sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu pengacara temohon Antoi Une Puti saat ditemui dilokasi mengatakan pihaknya masih akan melakukan upaya hukum. “Tunggu saja kami akan lakukan upaya hukum lewat jalan lain" ujarnya singkat.(ja)




Berita Terkait: