Senin, 18 Desember 2017

Headlines:
You are here: BERITA FKUB DKI Adakan Buka Puasa Bersama dengan FPI

FKUB DKI Adakan Buka Puasa Bersama dengan FPI

374 readings
Surel Cetak PDF

fpi_foto.JPG

ANTRIDONG.COM- JAKARTA: Forum Kominikasi Umat beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta mengadakan buka puasa bersama serta dialog dengan organisasi massa Fron Pembela Islam (FPI) dikantor FKUB Jakarta Pusat.


Acara tersebut dibuka oleh ketua FKUB Provinsi DKI Jakarta , Ahmad Syafi’i Mufid, didampingin DR. Abdurahman, Habib Muchsin Alatas ( FPI) , H Tofan ( Kesbang pol) serta pengurus FPI DKI Jakarta Habib Ali, Habib. Muchsin dan Abdullah dan pengurus FKUB di lima wilayah DKI Jakarta juga pengurus Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Provinsi DKI Jakarta , Liliany Lontoh.

Menurut Ahmad syafi’i acara ini terselenggara sebagai perekat tali silaturahmi pada pengurus FPI dengan FKUB Provinsi DKI Jakarta serta dialog, sebagai masukan tentang toleransi serta mencegah terjadinya konflik antar Agama di Ibukota.

Dalam kesempatan itu Ahmad Syafi’i mengatakan bahwa pada dasarnya setiap agama selalu mengajarkan kebaikan tidak saling membenci atau bermusuhan satu dengan lainnya serta saling menjaga keutuhan tidak merasa yang paling benar.

Ahmad Syafi,i mengakui organisasi masa FPI adalah ormas yang ramah dan cinta damai. tidak seperti anggapan orang tentang FPI “ Hanya penyampaiannya saja yang keras, namun hatinya ramah dan penuh cinta damai” ujarnya.

Dialaog yang berlangsung singkat dan penuh keharmonisan itu dimanfaatkan Habib Mucshinsin Alatas untuk menyampaikan pandangannya. Dia mengatakan menyembut baik undangan FKUB Provinsi DKI Jakarta diselenggarakan berbuka puasa bersama, menambah erat tali silaturahmi FKUB dengan FPI.

Dalam dialog itu intinya FPI merupakan organisasi yang cinta damai, serta menjunjung tinggin Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta mendukung NKRI dan pemerintah, namun FPI menentang tumbuhnya kemaksiatan karena tidak sesuai dengan nilai Agama.

“Kami menentang tumbuhnya kemaksiatan karena sangat bertentangan dengan nilai Agama. tegasnya (JA)

 




Berita Terkait: